Eric Baily Tampil Memukau, Namun Juga Menjadi Petaka

Salah satu bek dari MU yaitu Eric Bailly menjadi pahlawan namun juga petaka untuk negaranya yaitu Pantai Gading yang harus gagal menuju semifinal Olimpiade Tokyo 2020.

Negara ini sebenarnya bisa dikatakan sebagai negara yang memiliki performa yang luar biasa dan menjadi kuda hitam selama fase grup.

Pada Sabtu (31/7), Pantai Gading memulai pertarungan dengan baik melawan Spanyol yang membawa sederet bintang muda di Euro 2020.

Bailly sukses mencetak gol untuk Pantai Gading di menit ke-10. Bailly muncul dari belakang untuk menyambut umpan sepak pojok Max-Alain Gradel.

Spanyol berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-30 lewat gol Daniel Olmo. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Pantai Gading bersorak setelah Gradel sukses mencetak gol di masa injury time, tepatnya di menit ke-91, dan membuat Spanyol di bawah tekanan.

Sayang, dua menit berselang Baily melakukan blunder yang membuat Rafa Mir dengan mudah mencetak gol lewat kemelut di depan gawang. Mir dengan mudah menyambar bola liar akibat kesalahan Bailly yang gagal membuang bola dengan sempurna.

Pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu 2×15 menit. Lagi-lagi Bailly jadi biang keladi terjadinya gol ke gawang Pantai Gading di menit ke-98.

Bailly dianggap hand ball saat melakukan duel udara dengan Pau Torres. Tak pelak wasit menunjuk titik putih usai meninjau VAR. Mikel Oyarzabal yang maju sebagai eksekutor berhasil membawa Spanyol berbalik unggul 3-2.

Dua blunder yang dilakukan Bailly membuat mental Pantai Gading ambruk seketika. Sebaliknya, La Furia Roja U-23 makin menggila lewat dua gol tambahan yang dicetak Rafa Mir di tiga menit terakhir.

Hasil ini membuat Pantai Gading tersingkir secara dramatis. Sementara Spanyol berhak melaju ke semifinal dan akan berhadapan dengan Jepang. Di laga lainnya, Brasil akan ditantang Meksiko dalam perebutan tiket ke final Olimpiade Tokyo 2020.

Spanyol unggul dalam penguasaan bola, mencapai 66 persen. Mereka juga unggul dalam hal tembakan terarah ke gawang lawan (9 banding 6).

Spanyol lolos ke semifinal untuk ketiga kalinya. Sebelumnya mereka menjadi juara pada 1992 dan merebut perak pada 2000.

Selain laga Spanyol vs Pantai Gading, Sabtu hari ini juga berlangsung laga perempat final Olimpiade Tokyo lain secara bergelombang, yakni Jepang vs Selandia Baru, Brasil vs Mesir, dan Korea Selatan vs Meksiko. Spanyol akan bertemu pemenang laga Jepang vs Selandia Baru di semifinal.

Pertandingan tim tuan rumah Jepang vs Spanyol di semifinal Olimpiade Tokyo akan dimainkan di Stadion Saitama, Selasa, 3 Agustus 2021, pukul 18.00 WIB. Kedua tim masing-masing diperkuat timnas U-23 dikombinasi dengan tiga pemain senior.

Jepang lolos ke babak empat besar setelah mengalahkan Selandia Baru lewat adu penalti 4-2, menyusul hasil imbang tanpa gol di waktu normal. Sementara, Spanyol menyingkirkan Pantai Gading 5-2 setelah babak perpanjangan waktu, setelah imbang 2-2 dalam pertandingan selama 90 menit.

Meski kemenangan di perempat final diperoleh lewat adu penalti, catatan tanpa kekalahan bisa mempertebal rasa percaya diri tim asuhan Hajime Moriyasu saat menghadapi Spanyol di semifinal.

Sementara itu, timnas Spanyol bermain imbang melawan Argentina 1-1 dan Mesir 0-0 di babak penyisihan grup. Mereka hanya menang atas Australia 1-0.

Di perempat final, mereka mampu mencetak lima gol ke gawang Pantai Gading dalam pertandingan yang berlangsung selama 120 menit untuk memastikan satu tempat di semifinal.

Ini adalah kali ketiga Spanyol lolos semifinal Olimpiade. Mereka menjadi juara pada 1992 dan merebut perak pada 2000.

Tim Spanyol yang kini tampil di Tokyo diperkuat pemain yang baru saja kembali dari Euro 2020, di antaranya Unai Simon, Eric Garcia, Pau Torres, dan Dani Olmo.